Tak Rupawan

D imalam ini aku ingin menggambar arti hadirmu yang telah mengetuk pintu hatiku.
A ku hanya tersipu malu mengingat awal perjumpaan denganmu.
D ilema ada menghampiri memori-memori ingatan masa lalu.
A ntara tajuk baru ingin menanam nama baru untuk kebahagiaan baru.
N amun, bisakah aku jujur sepertinya akupun menaruh simpati untuk menyambut kehadiranmu
G etaran itu semakin kurasa ketika terucap kata cinta dan tawaran kebahagian darimu lelaki yang tak rupawan namun selalu menyejukkan, tak rupawan namun mengerti arti sebuah kesederhanaan

H atiku masih saja bergetar ketika mendengar bibirmu memanggil namaku dengan sendu
I ngatkah kamu saat pertama kali mata kita bertautan
D isana aku melihat sesuatu yang berbeda dari binar matamu
A da cinta dan kasih sayang yang tulus dari rajut wajahmu kala itu
Y ang dulu perna hadir namun telah DITERPAH gelombang keegoisanmu
A palah daya aku tak kuasa menahan cinta yang menggumpal didada untuk ku berikan padamu pula
T akdir ini akan indah kan????

F antasi cinta pun telah kita semaikan seminggu yang lalu
A drenalin kita telah berpacu, beraduh dengan nafas-nafas kehangatan
T idak kah kau berfikir mengapa kita bisa sejauh itu!!
U mpama kita tak ditakdirkan bersama apa yang akan kau lakukan untuk "KITA"?
R asionalkan sedikit saja agar semua bisa menjadi lebih indah di masa depan
U ntuk itu aku hanya merasa takut jika nanti kau hanya menjadi takdir hitam yang akan di samar kan dimasa lalu
S ayang,,, bisakah aku terus memegang baik-baik semua janji indah mu untuk segera meng -KITA-kan aku?
Z aman akan berubah aku berharap tidak dengan cintamu
Y ang aku mau kamu akan mengakhiri masa pedihku saat kamu belum menyentuh pipihku , saat kamu belum memeluk ku, bahkan saat bibirmu belum mengecup hangat keningku

#DHF
(SiHa, Jumat 03 Feb 2017)
Edisi ketujuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ma ,,, Pak Izinkan Aku Menentukan Pilihanku Sendiri Sekali Lagi

SANG BAYU YANG MEREDUP

Ucapan untuk Bang DHF