SANG BAYU YANG MEREDUP

Dear Kabut,,,
Terima kasih telah datang dan menebal menghadirkan kehangatan yang membeku, menjadikan sebuah pelukan hangat sebuah kerinduan fatamorgana.

Dear Sang Bayu,,,
Bilamana esok aku tak mampu menyapa mu, mungkinkah langkahku akan berhenti di pucuk kepiluan hari ini bersemayam beriringan dengan cinta yang kau janjikan akan indah, namun belum kurasa indah seperti apa!

Dear Mimpiku,,,
Aku rindu saat-saat bersamamu.
Saat ketika kita merajut mimpi besar bersama kala Itu.
Mimpi untuk bersama dihari tua misalnya.

Dear Lara,,,
Bisakah kau tak berteman denganku lagi?
Akupun ingin merasakan indahnya sebuah ketulusan dalam menjalani takdir TUHAN dari waktu ke waktu, bersamanya...
Dia yang masih memberikan senyuman manis itu.

(SiHa, Jumat 03 Feb 2017)
Episode keempat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ma ,,, Pak Izinkan Aku Menentukan Pilihanku Sendiri Sekali Lagi

Ucapan untuk Bang DHF